Anggota KPU

Baca Berita

Ibu – Ibu Desak Dilibatkan Dalam Pemilu

Oleh : kpubangli | 13 Oktober 2017 | Dibaca : 143 Pengunjung

Bangli, kab-bangli.kpu.go.id - Puluhan ibu–ibu ‘’teriak’’ meminta dilibatkan langsung dalam beberapa kali hajatan Pemilihan Umum (Pemilu). Srikandi yang  terhimpun dalam sejumlah organisasi seperti PKK Kabupaten Bangli, Persit Candra Kirana Kodim 1626, Bhayangkari Polres Bangli dan Dharma Wanita mendesak agar (Komisi Pemilihan Umum) KPU Kabupaten Bangli melibatkan mereka dalam menjaring calon pemimpin Bangsa di Kabupaten Bangli. Demikian terkuak dalam sosialisasi yang dilakukan Ketua KPU Bangli I Dewa Agung Gede Lidartawan di Gedung Bhukti Mukti Bhakti (BMB) Kantor Bupati Bangli Jumat (13/10).

Putu Sudarsini anggota PKK Kabupaten Bangli mengatakan, keterlibatan perempuan untuk ikut secara nyata dalam kemajuan demokrasi harus dilakukan. Misalnya, dalam penjaringan penyelenggara setingkat PPK maupun PPS agar diinformasikan secara luas kepada masyarakat. Sehingga perempuan bisa ikut aktif dan diberikan kesempatan yang sama untuk menjadi seorang penyelenggara. Selain soal penyelenggara, permasalahan Pemilu masih itu–itu saja, salah satunya data pemilih. Mereka yang sudah terdaftar sebagai pemilih malah enggan datang ke TPS. Sebaliknya, mereka yang sudah semangat untuk memilih malah namanya tidak tercantum dalam DPT. Tentu saja masalah ini tidak bisa dibebankan kepada KPU semata, harus semua lapisan masyarakat. Untuk itulah pihaknya sepakat, kedepan perlunya organisasi perempuan dilibatkan lebih.Termasuk dalam urusan bersosialisasi kepada masyarakat.

Menanggapi hal itu, Lidartawan mengatakan bahwa untuk saat ini undang – undang telah menjamin hak – hak perempuan dalam berpolitik maupun jabatan kerja. Misalnya, adanya syarat kuota 30 % perempuan bagi calon legislatif.Begitu juga dengan penempatan perempuan sebagai penyelenggara Pemilu. Artinya, perempuan sudah dijamin hak – haknya oleh negara.

Tinggal kemauan dan kejelian menyikapi peluang yang ada. ‘’Masih rendahnya partisipasi politik masyarakat dalam beberapa kali hajatan menjadi pekerjaan rumah bagi kita bersama. Pihaknya sudah memberikan ruang dan waktu kepada masyarakat untuk menyalurkan aspirasi politiknya secara otonom. Begitu juga dengan perempuan, perhatian negara untuk kesetaraan sudah terbuka lebar,’’tegasnya. (puj/gpr/foto:pgw/kpubgl)


Oleh : kpubangli | 13 Oktober 2017 | Dibaca : 143 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 



Anggota Sekretariat
Hubungi Kami









Skype Me�!
Skype Me�!
Jajak Pendapat
Bagaimana Penilaian Anda Terhadap Website Resmi KPU Bang li?
Twitter